Like_us

Facebook

Lokasi Distributor

Support Online

Product Consultant
Telephone number of Product Consultant 08179194445 (sms only)
Customer service
Telephone number of Customer service 021-8630277

Pembayaran

BCA KCP Gudang Peluru

No Rek:2721570900

an H Moh Irfan

 

PROMO BELANJA

Propolis Diamond

dalam satuan box / botol

dengan kartu kredit BCA

bisa dicicil selama 6 atau 12 bulan  bunga 0 %

transaksi hanya di kantor pusat atau COD (wilayah jakarta)  

 

Mandiri KCP Cipinang Jaya

No Rek: 006-000-624088-5

an H Moh Irfan

BNI Rawamangun

No Rek: 0155862401

an H Moh Irfan

Bank Rakyat Indonesia

Cabang Bidara Cina

No rek: 330-201-000-843-504

an H moh Irfan

 

 
Sinusitis PDF Print E-mail
Written by Dedy Nofriadi   
Tuesday, 10 August 2010 07:41

SINUSITIS

 

 

Definisi

    Sinusitis ialah suatu keadaan inflamasi yang melibatkan membran mukosa dari sinus paranasal serta cairan yang terdapat pada sinus. Mukosa sinus merupakan kelanjutan dari mukosa nasal, maka sinusitis lebih tepat disebut rhinosinusitis. Berdasarkan perjalanan penyakitnya sinusitis dibagi menjadi : sinusitis akut (gejala 12 minggu)

 


Klasifikasi
    Klasifikasi sinusitis menurut Newman (1994) :
1.    Sinusitis akut

 

Bila gejala yang timbul berlangsung selama 3-4 minggu, beberapa klinisi mengembangkannya hingga 8 minggu dan mengelompokkan ke dalam sinusitis sub akut bila gejala yang timbul berlangsung kurang dari 3 minggu. Gejala yang timbul meliputi infeksi saluran pernapasan atas yang menetap, adanya rhinorhea yang purulen, post nasal drip, anosmia, sumbatan hidung, nyeri fasial, sakit kepala, demam dan batuk.

2.    Sinusitis kronis

 

Bila gejala yang timbul berlangsung lebih dari 4 minggu dengan gejala seperti pada sinusitis akut. Beberapa klinisi mengembangkannya hingga lebih dari 8 minggu. Pada sinusitis kronik ini umumnya ditemukan kelainan CT atau MRI dan beberapa penderita sinusitis kronis kadang memperlihatkan gejala yang tidak khas.

 

3.    Sinusitis rekuren

Bila episode sinusitis akut berulang hingga 2-3 kali dalam satu tahun dan kemungkinan disebabkan oleh infeksi yang berbeda pada setiap periodenya.

 


Etiologi/ Faktor penyebab

    Penyebab sinusitis tergantung dari klasifikasi sinusitis yaitu akut dan kronis.

Penyebab sinusitis akut :

­    rinitis akut

­    infeksi faring, seperti faringitis, adenoiditis, tonsilitis akut

­    infeksi gigi rahang atas M1, M2, M3, serta P1 dan P2 (dentogen)

­    berenang dan menyelam

­    trauma, dapat menyebabkan perdarahan mukosa sinus paranasal

­    barotrauma dapat menyebabkan nekrosis mukosa

 


Penyebab sinusitis kronis :

­    polusi bahan kimia menyebabkan silia rusak, sehingga terjadi perubahan mukosa hidung

­    alergi dan defisiensi imunologi juga dapat menyebabkan perubahan mukosa hidung

­    infeksi baik oleh virus maupun bakteri

­    obstruksi osteomeatal complex

­    kelainan anatomi

 


Gejala Klinis

    Gejala yang menunjukkan sinusitis bakterialis antara lain gejala yang menetap selama lebih dari 1 minggu, mukus yang purulen, nyeri pada muka atau gigi maksiler (terutama jika unilateral), nyeri pada sinus maksilaris unilateral. Gejala-gejala yang berhubungan nyeri kepala, nyerio retroorbital, otalgia, hiposomia, halitosis, serta batuk lama. Gejala yang memerlukan penanganan cepat antara lain nyeri orbital, gangguan penglihatan terutama diplopia, bengkak atau kemerahan pada periorbital atau wajah.

    Gejala yang mengarah pada dugaan kuat sinusitis akut bila memenuhi 2 atau lebih dari gejala mayor atau 1 gejala mayor dan 2 gejala minor.

Gejala sinusitis dapat dibagi menjadi gejala mayor dan gejala minor :

 

1.    Gejala mayor

­    nyeri pada wajah atau dengan penekanan

­    rasa penuh atau tersumbat di wajah

­    sumbatan di hidung

­    sekret pada hidung

­    gangguan penciuman

­    purulen pada rongga hidung

 

2.    Gejala minor

­    sakit kepala

­    demam

­    halitosis

­    lemah

­    sakit gigi

­    batuk

­    nyeri telinga atau terasa penuh pada telinga

 


Penatalaksanaan

    Tujuan dari penatalaksanaan sinusitis ialah untuk mencapai fungsi dan anatomis yang normal dari sinonasal. Irigasi nasal dengan larutan salin dilakukan untuk membersihkan debris, melembabkan serta memebersihkan mukus. Mukolitik digunakan untuk mengurangi sekresi mukus dan meningkatkan pembersihannya. Obat  yang dapat mengurangi edema mukosa digunakan untuk meningkatkan fungsi dari ostiomeatal kompleks dan meningkatkan ventilasi.

 

 

-Dekongestan

-Antihistamin

-Steroid

-Antibiotika

-Imunoterapi

-Pembedahan

 

Pengobatan dengan propolis diamond

minum mulai 5 tetes 3 kali sehari setelah makan  jika perubahan belum terasa maximal dosis bisa dinaikan hinga 10 tetes 3 kali sehari.

Last Updated on Tuesday, 11 October 2011 06:35