Like_us

Facebook

Lokasi Distributor

Support Online

Product Consultant
Telephone number of Product Consultant 08179194445 (sms only)
Customer service
Telephone number of Customer service 021-8630277

Pembayaran

BCA KCP Gudang Peluru

No Rek:2721570900

an H Moh Irfan

 

PROMO BELANJA

Propolis Diamond

dalam satuan box / botol

dengan kartu kredit BCA

bisa dicicil selama 6 atau 12 bulan  bunga 0 %

transaksi hanya di kantor pusat atau COD (wilayah jakarta)  

 

Mandiri KCP Cipinang Jaya

No Rek: 006-000-624088-5

an H Moh Irfan

BNI Rawamangun

No Rek: 0155862401

an H Moh Irfan

Bank Rakyat Indonesia

Cabang Bidara Cina

No rek: 330-201-000-843-504

an H moh Irfan

 

 
Stroke PDF Print E-mail
Written by rokim   
Monday, 18 July 2011 06:47

Stroke

 

Stroke merupakan salah satu penyebab kematian terbesar saat ini. Bahkan di Amerika Serikat, stroke dan beberapa penyakit pembuluh darah lainnya merupakan penyebab kematian yang utama.  Asupan oksigen dan nutrisi akan dibawa oleh darah yang mengalir dalam pembuluh-pembuluh darah yang menuju sel-sel otak. Apabila aliran darah atau aliran oksigen dan nutrisi itu terhambat selama beberapa menit saja, maka dapat terjadi stroke.

 

Penghambatan aliran oksigen ke sel-sel otak selama 3 atau 4 menit saja sudah mulai menyebabkan kerusakan sel-sel otak. Semakin lama penghambatan itu terjadi, efeknya akan semakin parah dan semakin sulit untuk dipulihkan. Oleh sebab itu, tindakan yang cepat dalam mencegah dan mengatasi serangan stroke sangat menentukan kesembuhan atau pemulihan kesehatan para penderita stroke.

 

Penyempitan pembuluh darah menuju sel-sel otak menyebabkan aliran darah dan asupan nutrisi ke otak akan berkurang. Selain itu, endapan zat-zat lemak tersebut dapat terlepas dalam bentuk gumpalan-gumpalan kecil yang suatu saat dapat menyumbat aliran darah ke otak sehingga sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Hipertensi dapat menyebabkan tekanan yang lebih besar pada dinding pembuluh darah sehingga dinding pembuluh darah menjadi lemah dan pembuluh darah akan mudah pecah.Haemorrhagic stroke dapat juga terjadi pada mereka yang tidak menderita hipertensi. Pada kasus seperti itu, biasanya pembuluh darah akan pecah akibat lonjakan tekanan darah yang terjadi secara tiba-tiba, misalnya karena konsumsi makanan ataupun faktor emosional.

 

Pecahnya pembuluh darah di otak dapat menyebabkan sel-sel otak yang seharusnya mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang dibawa melalui pembuluh darah tersebut menjadi kekurangan nutrisi dan akhirnya mati. Darah yang keluar dari pembuluh darah yang pecah juga dapat merusak sel-sel otak yang berada di sekitarnya. Walaupun terjadinya lebih jarang dibandingkan dengan ischemic stroke, yaitu hanya sekitar 20% dari total kasus stroke, namun haemorrhagic stroke memiliki tingkat bahaya yang lebih serius dibandingkan dengan ischemic stroke.

 

Mengenal Gejala-gejala Stroke

Gejala-gejala serangan stroke pada seseorang dapat dikenali antara lain seperti tiba-tiba lemah (lumpuh) satu sisi tubuh (sisi kiri atau kanan); rasa baal dan kesemutan satu sisi tubuh ; pandangan gelap ; bila melihat ada bayangan (melihat dobel), tiba-tiba tidak dapat atau lancar berbicara ; pelo ; mulut jadi mengot (miring ke kiri atau kanan) ; tiba-tiba perasaan mau jatuh saat akan berjalan; kadang-kadang disertai pusing terasa berputar, mual-mual dan muntah, sakit kepala, atau kesadaran tiba-tiba menurun. Gejala-gejala tersebut dapat ditemukan salah satu saja atau bisa muncul beberapa gejala sekaligus, tergantung berat dan letak lesi pada otak orang tersebut.

 

Gejala-gejala yang disebutkan diatas bisa muncul tiba-tiba saat sedang santai (menonton atau sedang mengobrol) atau ketika melakukan aktivitas (olahraga, bekerja di kantor atau di lapangan) atau ketika bangun tidur.Sebagai contoh : saat bangun tidur, hendak ke kamar mandi, tiba-tiba terjatuh tanpa ada yang menghalangi atau tersandung oleh sesuatu. Bila masih sadar, sesaat kemudian sadar kalau sebelah kakinya sulit digerakkan, begitupun sebelah lengannya sisi yang sama sulit diangkat. Mungkin bicaranya jadi pelo, mulut jadi mengot, kadang-kadang muntah dan mengeluh pusing atau sakit kepala, bahkan bisa menjadi pingsan atau mengorok. Contoh lain misalnya sedang menonton, tiba-tiba bicara jadi berubah, jadi cadel atau pelo, kadang-kadang tungkai dan lengan satu sisi yang sama jadi lemah dan sulit digerakkan. Jika hal ini terjadi sebaiknya secepatnya ke pelayanan kesehatan terdekat untuk menerima pertolongan pertama, agar serangan stroke ini dapat ditangani secepatnya dan tidak menjadi lebih buruk lagi.


Resiko Terserang Stroke

Siapa saja yang mempunyai kecenderungan untuk terkena stroke  Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi serangan stroke di bagi 2 bagian besar : faktor yang tidak dapat dicegah (umur, jenis kelamin) dan faktor-faktor yang dapat dicegah. Misalnya umur : semakin bertambah usia, semakin besar kemungkinan terkena stroke bila dibandingkan ketika berusia lebih muda. Juga dikatakan pria relatif lebih banyak mengalami serangan stroke dibanding wanita. Faktor-faktor yang dapat dicegah agar tidak terserang stroke, diantaranya : hipertensi, diabetes melitus, merokok, hiperlipidemia, peminum alkohol, penyakit jantung,obesitas.


Mencegah Agar Tidak Terkena Serangan Stroke

Sebaiknya tetap mengikuti nasihat para pakar kesehatan agar hidup teratur dan seimbang. Teratur baik waktu bekerja, istirahat, berolah raga, rekreasi dan kegiatan lain sesuai waktunya. Seimbang maksudnya baik waktu bekerja dengan istirahat, mendapatkan proporsinya masing-masing. Kebiasaan dan gaya hidup juga dapat mempengaruhi kejadian stroke. Contoh gaya hidup yang cenderung mengkonsumsi makanan cepat saji namun tinggi kadar lemak, cenderung merusak dinding pembuluh darah yang lama kelamaan mengganggu kelancaran aliran darah, terjadi penumpukan sel-sel darah di tempat di dinding yang mengalami kerusakan tersebut, suatu saat melepaskan diri, menyunbat di pembuluh darah otak dan akhirnya terjadilah stroke. Hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya stroke masih kontroversi. Tapi penelitian terakhir mendukung bahwa kebiasaan merokok akan meningkatkan serangan stroke dibandingkan dengan orang-orang bukan perokok. Bagi yang berumur 40 tahun ke atas, sebaiknya rutin memeriksakan diri ke dokter pribadi masing-masing. Hal ini perlu untuk mengetahui adakah faktor-faktor resiko seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperlipidemia dan lain-lain. Bila kebetulan memiliki salah satu atau beberapa faktor resiko tersebut, dokter akan membantu kita mengatasi faktor-faktor resiko tersebut untuk meminimalisasi kemungkinan terkena serangan stroke.

 

Saran penggunaan propolis diamond (PD)

Sesaat setelah stroke Minum propolis diamond sebanyak minimal 30 tetes untuk pertama kali dan selanjutnya minum sebanyak 10 tetes untuk tiap jam dilakukan selama selang waktu 24 jam selama pasien masih terjaga, selanjutnya minum 5 tetes 3 kali sehari.

 

Jika stroke sudah berlangsung lama minum propolis diamond 3 sd 5 tetes 3 kali sehari langsung di bawah lidah. Lakukan minimal 2 minggu untuk selanjutnya minum normal 5 tetes 3 kali sehari.

 

Resep Alternatif

Bahan: Jahe segar 2 ibu jari, bubuk kayu manis 1 sendok makan, ginseng segar 1 ibu jari, madu 300 cc dan air 300 cc. Madu yang dipakai sebaiknya madu durian, madu apel, atau madu hutan (multiflora).

 

Cara membuat : Jahe dikupas dan dipotong tipis, ginseng dipotong tipis, kemudian direbus dalam air 300 cc dan ditambahkan  bubuk kayu manis. Setelah volumenya menjadi 150 cc, airnya disaring. Setelah hangat, masukkan madu secara perlahan sambil diaduk hingga rata.

 

Cara memakai : Ramuan ini diminum 3 kali 2 sendok makan per hari.

Last Updated on Tuesday, 11 October 2011 06:02