Like_us

Facebook

Lokasi Distributor

Support Online

Product Consultant
Telephone number of Product Consultant 08179194445 (sms only)
Customer service
Telephone number of Customer service 021-8630277

Pembayaran

BCA KCP Gudang Peluru

No Rek:2721570900

an H Moh Irfan

 

PROMO BELANJA

Propolis Diamond

dalam satuan box / botol

dengan kartu kredit BCA

bisa dicicil selama 6 atau 12 bulan  bunga 0 %

transaksi hanya di kantor pusat atau COD (wilayah jakarta)  

 

Mandiri KCP Cipinang Jaya

No Rek: 006-000-624088-5

an H Moh Irfan

BNI Rawamangun

No Rek: 0155862401

an H Moh Irfan

Bank Rakyat Indonesia

Cabang Bidara Cina

No rek: 330-201-000-843-504

an H moh Irfan

 

 
Arthritis PDF Print E-mail
Tuesday, 28 April 2009 04:38

Arthritis (Rematik, Radang Sendi)

 

Rematik atau radang sendi (artritis) yang umumnya menimpa para orang tua, ternyata bisa juga menimpa kaum wanita dengan usia produktif. Rematik didefinisikan sebagai penyakit yang menyerang sendi dan struktur atau jaringan penunjang di sekitar sendi. Bagian tubuh yang biasa diserang rematik adalah pada persendian jari, lutut, pinggul, dan tulang punggung. Persendian lainnya yang lebih jarang terserang yaitu pergelangan tangan dan kaki, siku, dan bahu.

 

Rematik merupakan penyakit degeneratif yang sifatnya menahun dan dapat menghambat aktivitas penderitanya. Diketahui ada sekitar 200 jenis penyakit rematik, namun yang umum dikenal adalah artritis reumatoid, artritis pirai (gout), dan osteoartritis.

 

Artritis reumatoid merupakan penyakit inflamasi sistemik yang menyerang seluruh bagian tubuh. Cara kerjanya dengan menyerang sendi persendian kecil. Penyebab utamanya belum diketahui, sejauh ini diduga virus dan juga faktor genetik. Umumnya terapi yang dijalani adalah dengan mengonsumsi obat anti inflamasi non steroid untuk menghilangkan rasa nyeri.

 

Artritis pirai (gout atau asam urat) biasanya klasik menyerang ibu jari kaki dan selalu muncul pada tengah malam. Penyebab utamanya adalah hiperurisemia atau kelebihan kadar asam urat dalam darah. Penyakit itu menyerang mereka yang menganut gaya hidup tidak sehat terkait juga dengan pola makan, misalnya rajin mengonsumsi jeroan, ikan laut atau jenis makanan yang tinggi purin (misalnya buncis, kacang polong, gandum, bayam, asparagus, jamur, ragi dan ekstrak ragi), konsumsi bir serta minuman alkohol. Untuk menghindari makanan yang tinggi purin, para penderita artritis pirai sebaiknya rajin mengonsumsi makanan yang rendah purin seperti sereal, susu, telur, gula, gelatin, tepung, mentega, margarin, buah-buahan, selada, tomat, sayuran hijau, dan jus buah.

 

Osteoartristis merupakan penyakit rematik kronis yang paling sering dijumpai. Angka kejadiannya meningkat dengan bertambahnya umur sehingga disebut penyakit sendi degeneratif. Ada dua jenis oesteoartritis, yaitu osteoartritis primer (tidak diketahui penyebabnya) dan osteoartritis sekunder (pencetusnya adalah penyakit lain atau keadaan tertentu).

 

Beberapa kondisi berpengaruh pada munculnya osteoartritis. Faktor risiko yang tidak bisa diubah misalnya yaitu sejarah penyakit di keluarga, bertambahnya usia, dan terlahir sebagai perempuan. Faktor yang dapat diubah misalnya penggunaan sendi secara berlebihan, luka mayor, kegemukan, dan melemahnya otot.

 

Saran penggunaan propolis diamond (PD)

Pemberian Propolis Diamond pada penyakit ini dimulai dengan 5 tetes 3 kali sehari, kemudian ditingkatkan secara bertahap. dianjurkan untuk mengunakan produk Natural PNZ AntiOxidant

 

Anjuran Tambahan

Terapi untuk radang sendi dilakukan untuk mengatasi rasa nyeri dan mencegah kerusakan sendi yang berlanjut. Untuk mengatasi rasa nyeri dapat dilakukan dengan kompres menggunakan es dan menggunakan obat anti inflamasi non steroid. Usahakanlah agar penderita tidak sampai kedinginan; berpakaian tebal dan hangat. Baik sekali jika dapat merendam seluruh badan dalam air hangat, seperti pada tempat pemandian air panas. Jangan pergi di waktu malam dan jangan berada di tempat arus angin. Bagian tubuh yang sakit jangan dipijat-pijat, tetapi dibalut dengan kain tebal atau diberi kompres air panas, atau disorot  dengan lampu sinar merah selama 10 -15 menit dengan sorotan lampu terjauh ½ meter dua kali sehari. Sangat baik apabila tiap pagi antara jam 7-9 saat matahari bersinar cerah Bagian tubuh yang sakit dijemurkan antara 10-15 menit

 

 

 

Pantangan

Kurangi konsumsi daging dan produk olahannya. Juga harap tidak mengkonsumsi minuman dan makanan yang mengandung caffeine, jeruk, paprika, tomat, lada, melinjo, garam, tembakau, dan segala hal yang mengandung gula, dan untuk sementara tidak mengkonsumsi suplemen makanan yang mengandung zat besi. Selain itu tidak boleh minum es dan makan daging hewan terutama, ginjal, limpa dan bagian dalam hewan.

 

 

Resep Alternatif 1 (Bapak S Chander)

Coba dalam 3 hari ; pilih yang mana berpeluang menyembuhkan:

1.      Buah anggur dimakan dengan bijinya (dikunyah) 5 buah setiap hari

2.      Juice nenas yang tua separuh, disaring dan airnya diminum 1 gelas setiap hari

3.      Susu kedelai 1 gelas setiap hari

 

Resep Alternatif 2 (dr Adji Suranto, SpA)

Bahan: Madu 500 gram, jahe segar 7 ibu jari (100 gram), lengkuas segar 2 ibu jari (75 gram), bubuk jintan hitam 1 sendok makan, dan bubuk kayu manis 1 sendok teh. Jenis madu yang dipakai sebaiknya madu jambu mete, madu lanceng, atau madu mahoni.

 

Cara membuat: Jahe dan lengkuas dicuci, dipotong-potong, dan direbus dalam air 2 gelas (500 cc) hingga volumenya menjadi 160 cc. Air rebusannya disaring dan diambil airnya. Ketika masih panas, masukkan madu sambil diaduk hingga rata. Masukkan campuran ini ke dalam stoples, kemudian tutup dan biarkan selama 5 hari di dalam ruangan yang hangat atau pada suhu kamar. Setelah itu, madu herbal bisa digunakan.

 

Cara memakai: Ramuan ini diminum 3 kali 2 sendok makan per hari sampai sembuh. Untuk perawatan, minum satu kali satu sendok makan setiap hari.

Last Updated on Tuesday, 28 April 2009 04:54