Like_us

Facebook

Lokasi Distributor

Support Online

Product Consultant
Telephone number of Product Consultant 08179194445 (sms only)
Customer service
Telephone number of Customer service 021-8630277

Pembayaran

BCA KCP Gudang Peluru

No Rek:2721570900

an H Moh Irfan

 

PROMO BELANJA

Propolis Diamond

dalam satuan box / botol

dengan kartu kredit BCA

bisa dicicil selama 6 atau 12 bulan  bunga 0 %

transaksi hanya di kantor pusat atau COD (wilayah jakarta)  

 

Mandiri KCP Cipinang Jaya

No Rek: 006-000-624088-5

an H Moh Irfan

BNI Rawamangun

No Rek: 0155862401

an H Moh Irfan

Bank Rakyat Indonesia

Cabang Bidara Cina

No rek: 330-201-000-843-504

an H moh Irfan

 

 
Hemofilia PDF Print E-mail
Wednesday, 29 April 2009 07:55

Hemofilia

 

Hemofilia adalah penyakit gangguan pembekuan darah yang diturunkan melalui kromosom X. Karena itu, penyakit ini lebih banyak terjadi pada pria karena mereka hanya mempunyai kromosom X, sedangkan wanita umumnya menjadi pembawa sifat saja (carrier). Namun, wanita juga bisa menderita hemofilia jika mendapatkan kromosom X dari ayah hemofilia dan ibu pembawa carrier.

 

Penyakit hemofilia ditandai oleh perdarahan spontan maupun perdarahan yang sukar berhenti. Selain perdarahan yang tidak berhenti karena luka, penderita hemofilia juga bisa mengalami perdarahan spontan di bagian otot maupun sendi siku.

 

Pada orang normal, ketika perdarahan terjadi maka pembuluh darah akan mengecil dan keping-keping darah (trombosit) akan menutupi luka pada pembuluh. Pada saat yang sama, trombosit tersebut bekerja membuat anyaman (benang-benang fibrin) untuk menutup luka agar darah berhenti mengalir keluar dari pembuluh. Pada penderita hemofilia, proses tersebut tidak berlangsung dengan sempurna. Kurangnya jumlah faktor pembeku darah menyebabkan anyaman penutup luka tidak terbentuk sempurna sehingga darah terus mengalir keluar dari pembuluh yang dapat berakibat berbahaya. Perdarahan di bagian dalam dapat mengganggu fungsi sendi yakni mengakibatkan otot sendi menjadi kaku dan lumpuh, bahkan kalau perdarahan berlanjut dapat mengakibatkan kematian pada usia dini.

 

Hemofilia terbagi atas dua jenis, yaitu hemofilia A dan hemofilia B. Hemofilia A disebabkan oleh kekurangan Faktor VIII dalam darah, sedangkan hemofilia B disebabkan oleh kekurangan Faktor IX. Tingkat normal Faktor VIII dan Faktor IX adalah 50-200%. Sedangkan pada orang sehat, nilai rata-rata kedua faktor pembeku darah itu adalah 100%. Pada penderita hemofilia berat, kadar Faktor VIII atau Faktor IX di dalam darah kurang dari 1%. Untuk hemofilia sedang, hanya terdapat 1-5%. Pada hemofilia ringan terdapat sekitar 6-30%.

 

Pengobatan hemofilia adalah dengan pemberian Faktor VIII terhadap penderita hemofilia A dan Faktor IX pada hemofilia B. Selain obat suntik, alternatif lain untuk menanggulangi hemofilia adalah pemberian transfusi secara rutin untuk penderita hemofilia A dan plasma beku segar untuk penderita hemofilia B. Obat maupun transfusi harus diberikan secara rutin setiap 7-10 hari sekali dan ini dilakukan seumur hidup.

 

Saran penggunaan propolis diamond (PD)

Lihat baris nomor 12 pada tabel praktis penanganan penyakit  dengan PROPOLIS DIAMOND

 

 


Last Updated on Wednesday, 29 April 2009 07:58